Bogor – Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) memberikan apresiasi kepada Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto yang menghadiahkan 21 rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa aparat penegak hukum hadir dekat dengan warga dan peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Apresiasi tersebut diberikan setelah Polres Bogor merampungkan program renovasi 21 unit rumah tidak layak huni di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Program bertajuk Rumah ASRI Polres Bogor itu diselesaikan bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim menilai langkah humanis Kapolres Bogor memberikan 21 rumah layak huni kepada warga kurang mampu patut diapresiasi. “Ini bukan sekadar program fisik, melainkan wujud kehadiran negara melalui institusi kepolisian untuk memastikan rakyat kecil memperoleh tempat tinggal yang layak,” ujarnya.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, renovasi rumah tidak layak huni tersebut dilaksanakan melalui Program Rumah ASRI Polres Bogor dalam dua tahap. “Esensi tertinggi peringatan hari kemerdekaan adalah hadirnya kebahagiaan dan kepastian hidup yang layak bagi rakyat kecil,” kata Wikha di Cibinong, Senin (17/8/2026).
Program tersebut menyasar 21 keluarga kurang mampu yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor. Pada tahap pertama, Polres Bogor merenovasi 13 unit rumah. Selanjutnya, delapan rumah lainnya diselesaikan pada tahap kedua.
Rizqi Fathul Hakim menambahkan, Program Rumah ASRI menjadi contoh konkret bagaimana kepolisian dapat memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang menjawab kebutuhan dasar warga. “Langkah ini menunjukkan institusi penegak hukum tidak hanya bertugas menegakkan aturan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Rampungnya renovasi delapan rumah tahap kedua sekaligus menandai selesainya seluruh program renovasi 21 Rumah ASRI. Pada peringatan HUT ke-81 RI, Wikha secara simbolis menyerahkan kunci delapan Rumah ASRI tahap kedua kepada para penerima manfaat.
Menurut Wikha, Program Rumah ASRI tidak semata-mata memperbaiki kondisi fisik bangunan. Lebih dari itu, program tersebut bertujuan menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman, bersih, kokoh, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
Rizqi Fathul Hakim berharap inisiatif serupa dapat direplikasi di berbagai daerah. “Kemerdekaan sejatinya diukur dari sejauh mana negara hadir memberikan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya. Apa yang dilakukan AKBP Wikha adalah teladan nyata yang patut ditiru,” ucapnya.
Wikha berharap rumah yang telah direnovasi tidak hanya memberikan kenyamanan bagi para penghuni, tetapi juga menjadi titik awal bagi kehidupan yang lebih baik. Bagi Polres Bogor, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam bentuk nyata, yakni memastikan kebahagiaan dan kehidupan yang layak dapat dirasakan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.





