Kabupaten Bogor – Dedikasi terhadap gaya hidup sehat dan kepemimpinan yang inklusif kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor Bogor. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto turut serta dalam ajang lomba lari cepat atau dash run yang berlangsung di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu dini hari. Keikutsertaannya dalam event bertajuk “Dashrun Bogor Balap Lari” ini menjadi sorotan positif, terlebih ia beradu cepat langsung dengan atlet nasional peraih medali emas SEA Games, Wahyu Setiawan. Langkah humanis dan inspiratif ini pun mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk dari Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA).
Acara yang digelar di Stadion Pakansari tersebut berhasil menyedot perhatian ratusan peserta dari berbagai komunitas lari di Kabupaten Bogor. Suasana kompetisi yang sehat dan penuh semangat terpancar sejak garis start dimulai. Kehadiran Kapolres Bogor di tengah para pelari profesional dan amatir ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin institusi keamanan tidak hanya hadir dalam seremonial, tetapi juga aktif dalam kegiatan yang membangun kebugaran fisik dan mental. Pilihan Stadion Pakansari sebagai lokasi lomba dinilai tepat karena fasilitasnya yang memadai serta aksesibilitas yang mudah dijangkau oleh masyarakat umum.
Ketua Umum PB INSPIRA Rizqi Fathul Hakim, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif AKBP Wikha Ardilestanto dalam olahraga tersebut. Menurutnya, kehadiran Kapolres Bogor dalam kegiatan yang melibatkan generasi muda dan atlet berprestasi ini merupakan simbol kepemimpinan yang modern dan humanis.
“PB INSPIRA memberikan apresiasi kepada Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto yang telah menunjukkan dedikasi terhadap kesehatan dengan bersaing dalam acara dash run bersama atlet SEA Games peraih medali emas. Langkah ini mencerminkan kepemimpinan yang inklusif dan inspiratif. Ini membuktikan bahwa seorang pemimpin kepolisian bisa dekat dengan masyarakat, khususnya komunitas olahraga dan pemuda,” ujar Rizqi Fathul Hakim dalam keterangan persnya, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan dash run ini menjadi lebih prestisius dengan hadirnya Wahyu Setiawan, atlet lari kebanggaan Indonesia yang telah menyumbang dua medali emas pada ajang SEA Games 2021 dan 2023. Kehadirannya tidak hanya menambah semangat kompetisi, tetapi juga menjadi magnet tersendiri bagi para peserta yang ingin berlari bersama idola mereka. Interaksi langsung antara Kapolres Bogor, atlet nasional, dan ratusan pelari lokal ini menciptakan suasana yang hangat dan penuh motivasi, di mana semangat juara dan disiplin yang dimiliki atlet profesional dapat menginspirasi masyarakat umum.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut adalah untuk menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga di Kabupaten Bogor. Ia menekankan pentingnya momentum seperti ini bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakat mereka secara positif.
“Kegiatannya luar biasa. Tadi kita juga melihat ada atlet nasional yang pernah meraih emas dan perunggu di ajang internasional datang ke sini setelah melihat kegiatan ini melalui media sosial. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi peserta, terutama generasi muda yang memiliki minat di bidang olahraga lari,” kata Wikha kepada wartawan di sela-sela acara.
Menanggapi hal tersebut, Rizqi Fathul Hakim menambahkan bahwa partisipasi Kapolres Bogor dalam dash run ini merupakan strategi kepemimpinan yang efektif untuk membangun kedekatan emosional dengan komunitas pemuda dan atlet. Menurutnya, pendekatan non-formal seperti ini justru seringkali lebih berdampak dalam menciptakan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.
“Langkah Kapolres Bogor dalam menghadiri dan mengikuti kegiatan dash run ini membuktikan kepemimpinan yang dekat dengan pemuda dan warga. Ketika seorang pemimpin kepolisian mau turun langsung, berkeringat, dan berkompetisi secara sehat di tengah masyarakat, maka pesan tentang persatuan dan gaya hidup positif akan tersampaikan dengan lebih kuat dan otentik,” imbuh Rizqi Fathul Hakim.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wikha Ardilestanto juga menjelaskan alasan di balik pemusatan kegiatan lari di dalam kawasan Stadion Pakansari. Ia menegaskan bahwa pemilihan lokasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap ketertiban umum dan keselamatan bersama. Biasanya, kegiatan lari kerap dilakukan di jalan raya yang berpotensi mengganggu pengguna jalan lainnya.
“Kita mengganti lokasi yang biasanya dilaksanakan di jalan raya menjadi di dalam area GOR Pakansari, sehingga masyarakat tetap bisa berolahraga namun tidak mengganggu fungsi jalan ataupun aktivitas masyarakat lainnya. Ini penting agar kegiatan positif tidak menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat,” ujarnya menegaskan.
Kegiatan dash run tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Bogor, serta berbagai komunitas lari setempat. Sinergi antara unsur pemerintahan, kepolisian, dan komunitas olahraga ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang. Antusiasme peserta yang tinggi menjadi bukti bahwa masyarakat Bogor antusias akan event olahraga yang terorganisir dengan baik dan aman.
Lebih lanjut, Rizqi Fathul Hakim kembali menegaskan bahwa aksi Kapolres Bogor ini patut menjadi contoh bagi pimpinan daerah lainnya. Ia berharap dedikasi terhadap kesehatan dan kedekatan dengan masyarakat yang ditunjukkan AKBP Wikha Ardilestanto dapat menginspirasi institusi kepolisian di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dalam membangun citra positif.
“Ini bukan soal siapa yang menang dalam lomba, tetapi tentang kehadiran dan keteladanan. Kami berharap apresiasi ini menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian lain untuk terus terlibat dalam kegiatan sosial dan olahraga yang konstruktif. Kapolres Bogor telah menunjukkan bahwa pemimpin yang sehat dan dekat dengan rakyat adalah aset berharga bagi bangsa,” pungkas Rizqi Fathul Hakim dalam pernyataan ketiganya.
AKBP Wikha Ardilestanto menutup pernyataannya dengan harapan besar agar kegiatan ini dapat menjadi embrio terbentuknya komunitas lari yang lebih besar dan terstruktur di Kabupaten Bogor. Ia bahkan berencana untuk mengundang komunitas lari dari daerah lain seperti Bekasi dan Tangerang agar event serupa dapat berkembang menjadi ajang regional yang lebih bergengsi.
“Kami akan mencoba membentuk komunitas lari yang lebih masif di Kabupaten Bogor. Ke depan kami juga ingin mengundang komunitas dari daerah lain seperti Bekasi dan Tangerang agar kegiatan ini semakin besar. Saya mengajak generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan positif seperti olahraga agar dapat meraih prestasi sekaligus menjaga lingkungan masyarakat tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
