Kapolri angkat Brigjen Pol Komarudin jadi Karo Wabprof Propam Polri, INSPIRA Beberkan Prestasi Gemilangnya!

Sosok Brigjen. Pol. Komarudin, S.I.K., M.M. Kepala Biro Pengawasan & Pembinaan Profesi (Karo Wabprof) Divisi Propam Polri yang menggantikan posisi Irjen. Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H. pada 7 Mei 2026

Jakarta – Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) memberikan apresiasi Kapolri atas penunjukan Brigjen Pol Komarudin sebagai Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Karo Wabprof) Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. Penunjukan ini dinilai sebagai pengakuan atas rekam jejak kepemimpinan yang gemilang dan integritas tinggi yang ditunjukkan selama 29 tahun pengabdiannya di institusi Bhayangkara.

Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim menegaskan bahwa keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengangkat Komarudin melalui Surat Telegram Nomor ST/960/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 merupakan langkah strategis yang tepat. Mutasi ini sekaligus mengantarkan Komarudin menyandang pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi. “Kami yakin beliau orang yang tepat. Pengalamannya yang luas, mulai dari level regional hingga nasional, menjadi modal kuat untuk amanah barunya,” ujar Rizqi dalam keterangan resmi, Sabtu (7/5/2026).

Bacaan Lainnya

Sebelum menjabat sebagai Karo Wabprof Divpropam, Brigjen Pol Komarudin mencatatkan kinerja cemerlang sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya. Di bawah kepemimpinannya, angka kecelakaan di Jakarta berhasil ditekan. Berdasarkan konfirmasi langsung, Komarudin mengungkapkan bahwa penurunan terjadi di bawah 10 persen baik dari sisi kuantitas kejadian maupun tingkat fatalitas korban jika dibandingkan dengan data tahun sebelumnya.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendekatan preventif yang masif. Pada awal 2026, Komarudin memimpin langsung Operasi Keselamatan Jaya yang berlangsung serentak selama 14 hari. Sebanyak 2.939 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 1.086 personel Satgas Polda Metro Jaya, 1.713 personel Satgas Res jajaran, 80 personel TNI, serta 60 personel gabungan Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Operasi ini menyasar berbagai pelanggaran krusial seperti melawan arus, penggunaan knalpot brong, hingga pemakaian TNKB palsu.

Di bidang penegakan hukum digital, jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya yang dipimpin Komarudin menggelar operasi penindakan berbasis teknologi handheld di titik-titik strategis Jabodetabek. Dalam satu kali operasi, sebanyak 172 pelanggaran berhasil terekam, dengan 87 di antaranya telah tervalidasi dan 48 telah terkirim ke sistem untuk diproses lebih lanjut. “Pemanfaatan perangkat handheld ini menunjukkan komitmen kami dalam menghadirkan penegakan hukum yang lebih transparan dan profesional,” ujar Komarudin.

Inovasi tersebut sejalan dengan program revitalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang didorong oleh Korlantas Polri. Ditlantas Polda Metro Jaya di bawah arahan Komarudin turut menjadi motor pengintegrasian kamera ETLE dengan target signifikan perluasan cakupan pengawasan digital di seluruh Ibu Kota.

Rizqi menyoroti pentingnya kepemimpinan Brigjen Pol Komarudin dalam menjaga stabilitas Ibu Kota. “Jakarta adalah wajah Indonesia. Keberhasilan beliau tidak hanya berdampak pada warga Ibu Kota, tetapi juga citra bangsa di mata internasional,” tegasnya. Hal ini terbukti saat Komarudin dipercaya menjaga keamanan lalu lintas dalam kunjungan kepala negara dan agenda nasional lainnya.

Brigjen Pol Komarudin, lulusan Akademi Kepolisian 1997, bukanlah sosok asing bagi dinamika tugas kepolisian di Tanah Air. Karier moncernya diawali sebagai Kapolresta Pontianak pada 2019, kemudian menjabat Kapolres Metro Tangerang Kota pada 2021, sebelum akhirnya dipercaya sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2022. Di level nasional, ia juga pernah bertugas sebagai Analis Kebijakan Madya bidang Gakkum di Korlantas Polri pada 2023, kemudian dipercaya sebagai Dirlantas Polda Jatim (2023), dan Dirlantas Polda Metro Jaya (2025).

Dengan pengalaman 29 tahun mengabdi dan berbagai capaian membanggakan, Komarudin diharapkan mampu membawa terobosan inovatif di Divpropam, khususnya dalam memperkuat pengawasan dan pembinaan profesi internal Polri. Rekam jejak integritasnya menjadi fondasi kokoh untuk menjalankan amanah baru sebagai pengawal profesionalisme institusi Bhayangkara.

Pos terkait