Mahasiswa KKN Tematik Inovasi IPB 2026 Sosialisasikan Pentingnya Menjaga Lingkungan kepada Siswa/i Madrasah di Sukanagara

Cianjur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi IPB University tahun 2026 yang bertugas di desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur menggelar sosialisasi lingkungan bertema “Menjaga Lingkungan, Merawat Masa Depan”. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan momen MATA MUDA (Masa Taaruf Murid Madrasah), yaitu pada 16 Juli 2026 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Cianjur dan 17 Juli 2026 di Madrasah Aliyah Baiturrahman Sukanagara.

Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Tematik Inovasi IPB dalam menjawab persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat di Desa Sukanagara. Selama masa observasi, tim KKN menemukan bahwa pengelolaan sampah di desa tersebut masih menjadi salah satu masalah yang belum tertangani secara optimal, baik dari sisi pemilahan, pembuangan, maupun pemanfaatan kembali sampah rumah tangga.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN memandang penting untuk menanamkan kesadaran dan pengetahuan tentang pengelolaan sampah sejak usia sekolah. Momentum MATA MUDA, yang merupakan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, dipilih sebagai wadah yang tepat untuk menyisipkan materi edukasi lingkungan secara langsung kepada para siswa dan siswi.

“Kami melihat bahwa perubahan perilaku terhadap sampah akan lebih efektif jika dimulai dari generasi muda. Melalui MATA MUDA, kami mendapat kesempatan untuk mengenalkan kebiasaan baik dalam mengelola sampah kepada siswa/i baru sejak awal mereka masuk ke lingkungan madrasah,” ujar salah satu anggota tim KKN Tematik Inovasi IPB 2026.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pengelolaan sampah pribadi dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah hingga menjelaskan bahwa sampah memiliki nilai ekonomi yang tinggi jika didaur ulang. Materi disampaikan dengan metode interaktif berupa penjelasan langsung, tanya jawab, serta simulasi pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, seperti sampah organik, anorganik, dan sampah yang dapat didaur ulang.

Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian sosialisasi. Mereka aktif bertanya seputar cara memilah sampah yang benar hingga upaya sederhana yang dapat dilakukan di rumah masing-masing untuk mengurangi timbunan sampah.

Koordinator Desa Tim KKN Tematik Inovasi IPB Desa Sukanagara menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya bagi siswa itu sendiri, tetapi juga bagi lingkungan keluarga dan sekolah secara lebih luas.

“Harapan kami, setelah mengikuti sosialisasi ini, siswa dan siswi tidak hanya memahami cara mengelola sampah pribadinya, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing. Jika kebiasaan baik ini terus dijaga, kami percaya persoalan sampah di Desa Sukanagara dapat berangsur teratasi,” katanya.

Kegiatan sosialisasi lingkungan ini menjadi salah satu dari rangkaian program kerja KKN Tematik Inovasi IPB 2026 yang berfokus pada isu lingkungan dan keberlanjutan di Desa Sukanagara. Melalui pendekatan edukatif yang menyasar generasi muda, mahasiswa KKN berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.

(Tim KKN Tematik Inovasi IPB 2026, Desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *