Bogor – Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) memberikan apresiasi kepada Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto yang menggelar kegiatan sosial dengan mengajak 80 anak yatim piatu berbelanja perlengkapan sekolah dan menonton film bersama di Cibinong City Mall (CCM), Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus tahun ajaran baru.
Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim, menyampaikan apresiasi atas inisiatif humanis tersebut. “Langkah Kapolres Bogor mengajak 80 anak yatim piatu berbelanja perlengkapan sekolah dan nonton bioskop adalah wujud nyata Polri yang hadir dengan cinta dan kepedulian. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menyentuh langsung kebutuhan dan kebahagiaan anak-anak yang membutuhkan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Puluhan anak yatim piatu tersebut berkumpul di Markas Polres Bogor sejak pagi hari sebelum diberangkatkan menuju CCM menggunakan dua unit truk dan satu unit bus milik kepolisian. Setibanya di lokasi, masing-masing anak didampingi satu personel polisi atau polwan yang berperan sebagai pendamping selama kegiatan berlangsung, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.
Di Gramedia CCM, anak-anak diajak berbelanja kebutuhan sekolah, mulai dari buku tulis, alat tulis, tas sekolah, hingga buku-buku edukasi. Antusiasme terpancar dari wajah mereka saat memilih sendiri perlengkapan yang dibutuhkan untuk menyambut tahun ajaran baru. Para personel dengan sabar mendampingi dan membantu anak-anak memilih barang yang sesuai dengan keperluan mereka.
Usai berbelanja, rombongan melanjutkan kegiatan dengan menonton film bersama di bioskop yang berada di dalam pusat perbelanjaan tersebut. Sambil menikmati camilan, anak-anak menyaksikan film bersama para personel Polres Bogor. Tawa dan keceriaan mewarnai momen kebersamaan yang jarang mereka rasakan.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa jumlah peserta sengaja disesuaikan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80. “Kami ingin perayaan Hari Bhayangkara tidak hanya dirasakan oleh internal Polri, tetapi juga membawa kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu. Semoga kegiatan ini dapat menambah semangat mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Rizqi Fathul Hakim menambahkan bahwa pendekatan humanis seperti ini sangat penting dalam membangun citra Polri di mata publik. “Kami melihat AKBP Wikha tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga menjadi sosok orang tua bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian. Ini adalah wajah Polri yang sesungguhnya: melindungi, mengayomi, dan melayani sepenuh hati,” tuturnya.
Menurut Wikha, kegiatan tersebut juga menjadi upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis. Suasana penuh kehangatan terlihat sepanjang kegiatan, di mana anak-anak tampak antusias dan nyaman bersama para personel kepolisian yang mendampingi mereka layaknya keluarga sendiri.
PB INSPIRA menilai kegiatan ini menjadi bukti bahwa institusi Polri terus bertransformasi ke arah yang lebih dekat dengan rakyat. Perhatian terhadap anak-anak yatim piatu di momen Hari Bhayangkara dan tahun ajaran baru menunjukkan sensitivitas sosial yang tinggi dari jajaran Polres Bogor.
“Kami berharap kegiatan inspiratif ini dapat menjadi tradisi dan diadopsi oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Karena kebahagiaan yang dibagikan kepada anak-anak yatim piatu hari ini adalah investasi untuk masa depan mereka, sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” pungkas Rizqi Fathul Hakim.
